Dodi : Menkeu Baru Harus Mampu Bela Dunia Usaha

7

Mei

Jakarta, BP
Sejumlah nama kandidat pengganti menteri keuangan ( Menkeu ) Sri Mulyani Indrawati kabarnya telah ada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sejumlah kalangan berharap Presiden memilih kalangan Profesional. Alasannya, kalangan profesional lebih berpihak pada dunia usaha.

“Kita berharap Menkeu baru dari Profesional, karena berorientasi pada dunia usaha, khususnya usaha mikro kecil, dan menengah ( UMKM ) kata ketua Pokja Perdagangan Komisi VI DPR RI Dodi Reza Alex di Jakarta kamis (6/5).

Selain itu kata Dodi sikap profesional ini harus dibarengi juga dengan konsisten melakukan reformasi keuangan. “Yang tak kalah penting sosok Menkeu yang baru ini harus memiliki figure yang diakui dunia Internasional,” tambahnya.
Saat ditanyakan sosok calon menteri terkait kesiapan ASEAN – China Free Trade Agreement (ACFTA), Dodi menambahkan, perlu figure yang bisa membangun sinergi dengan semua menteri yang terkait ACFTA, baik Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, UMKM, dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Harusnya sosok Menkeu baru yang bisa membangun sinergisitas antar departmen terkait, khususnya ACFTA,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi VI DPR, Airlangga Hartato yang juga menginginkan agar Menkeu baru berpihak pada sector UMKM. “Alasannya, karena selama lima tahun ini belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” terangnya
Presiden SBY sendiri kabarnya telah mengantungi lebih dari satu nama calon menteri keuangan pengganti Sri Mulyani. Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/5), mengatakan Presiden SBY telah mendengar nama – nama yang beredar di media massa seperti Plt Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu.

Namun Julian tidak bersedia menyebutkan nama – nama calon menteri keuangan yang telah berada di tangan Presiden. Julian juga tidak menyebutkan, apakah calon menteri keuangan tersebut berasal dari kalangan profesional atau politisi partai politik koalisi. “Saya kira siapa pun yang menjadi Menkeu akan mampu menjamin stabilitas dan kontinuitas selama ini yang telah berjalan,” ujarnya.

Lazimnya mekanisme pemilihan menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, julian memastikan Presiden SBY pun akan menerapkan sistem uji kelayakan untuk menggantikan Sri Mulyani. “Presiden SBY akan memperhatikan banyak hal secara hati – hati untuk posisi sangat penting ini,” katanya.

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar Priyo Budi Santoso menyebutkan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan ( Kemkeu ) Anggito Abimanyu dan PJS Gubernur BI Darmin Nasution layak menggantikan Sri Mulyani. Keduanya dinilai kredibel dan dengan dengan Presiden SBY.

“Penggantinya harus yang kredibel, jangan mengguncang pasar dan harus menguatkan perekonomian, sebut misalnya Anggito Abimanyu dan Darmin Nasution. Dua nama ini punya kredibilitas,” kata Priyo.

Selain memiliki kapasitas, lanjut priyo, dua nama tersebut memiliki kedekatan dengan Presiden SBY. Priyo melihat salah satu dari dua nama tersebut yang akan ditunjuk SBY menggantikan Sri Mulyani. “Dua nama itu sepengetahuan saya dekat dengan Presiden,” ungkap Priyo.

Mengenai Presiden Direktur Bank Mandiri Agus Marto Wardjojo, Priyo menilai agak sulit dipilih SBY. Sebab agus pernah ditolak DPR saat mencalonkan diri menjadi Gubernur Bank Indonesia.

Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas (TK) dan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD juga menjagokan Anggito Abimanyu untuk menduduki posisi Menkeu yang baru. TK menilai nama Anggito sempat dijagokan sebagai wakil Menkeu.
“Pak Anggito dulu ‘kan sempat akan menjadi Wamenkeu. Ya, kalau akan jadi wakil pasti ‘kan yang paling menonjol,” ujar TK usai pertemuan lembaga tinggi negara di Graha Bimasena kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, kemarin.

Sedangkan Mahfud MD mengaku menjagokan Anggito Abimanyu karena dirinya mengenal kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan itu. Sedangkan calon – calon menkeu yang beredar seperti Darmin Nasution, Agus Marto Wardoyo, Mahfud tidak kenal. “Dia (Anggito-red) itu orangnya baik, tekun. Dia teman saya waktu di Yogya,” kata mantan anggota DPR itu

sumber: Berita Pagi tanggal 7 Mei 2010



Belum Ada Komentar

Tulis Komentar

Suara Anda

suara anda

Pencarian

Komentar Terbaru: