Dodi Reza Alex Berbicara di Konferensi PBB Mewakili Parlemen Indonesia

Dodi Reza Alex, Lic.Econ, MBA, anggota DPR-RI asal daerah pemilihan Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat kehormatan menjadi Delegasi RI pada Konferensi PBB para Pimpinan Parlemen Sedunia ( World Conference of Speakers of Parliament ) yang diadakan di gedung PBB Palais des Nations, Geneva, Swiss, 19 – 23 Juli 2010 yang baru lalu.

Dodi mendapat kehormatan untuk mendampingi ketua DPR-RI Marzuki Alie dan Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI Hidayat Nur Wahid dan anggota rombongan lainnya. Konfrensi tingkat dunia ini dihadiri oleh Pimpinan Parlemen, Senat, dan Kongres dari 150 negara di dunia.

Dodi Reza Alex
Dodi Reza Alex

Konferensi yang dibuka langsung oleh Sekretaris Jendral PBB Mr Ban Ki-moon bertujuan untuk meningkatkan peran serta Parlemen dalam percaturan kerja sama internasional dan pertisipasi aktif di negara masing – masing.

Konferensi yang diadakan hanya lima tahun sekali itu juga mengagendakan resolusi final yang akan menjadi acuan negara – negara yang tergabung dalam Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk lima tahun ke depan. Dalam konferensi tersebut, Indonesia mendapat posisi sangat strategis dengan masuk di dalam grup 20 negara berpengaruh dunia yang tergabung dalam Preparatory Committee yang bertugas untuk mempersiapkan draft resolusi final yang diadopsi pada hari terakhir. Ke 20 negara inilah yang menentukan langkah dan peran aktif parlemen – parlemen sedunia dalam lima tahun ke depan.

Pada sidang Preparatory Committee tersebut, Dodi Reza Alex mendapat kehormatan dan kepercayaan penuh untuk mewakili posisi Indonesia dalam pertemuan final 20 negara – negara besar yang tergabung dalam Preparatory Committee tersebut. Berbicara dalam bahasa Inggris dan Perancis pada sidang tersebut, anggota DPR-RI peraih suara terbanyak nasional Partai Golkar tersebut bernegosiasi mewakili Parlemen Indonesia dalam mengambil keputusan – keputusan penting dalam sidang yang diikuti pimpinan parlemen 20 negara – negara besar di Dunia.

Wakil Rakyat Sumsel tersebut dalam kapasitasnya sebagai Juru runding delegasi RI mewakili ketua DPR-RI, kembali menegaskan posisi Indonesia(standing position) dalam mengadopsi resolusi final PBB ‘Securing Global Democratic Accountability for the Common Good’ sebagai langkah untuk dapat menghadapi perubahan global yang radikal baik di bidang politik, ekonomi, maupun sosial.

Pada akhirnya draft resolusi tersebut diadopsi pada hari terakhir Konferensi dan posisi Indonesia terwakili di dalam keputusan final tersebut, yang akan menjadi pedoman bagi parlemen – parlemen sedunia, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, untuk memberikan iklim demokrasi yang baik bagi kesejahteraan rakyat di negara masing – masing.

Dalam sidang General Assembly hari sebelumnya, ketua DPR-RI Marzuki Alie mendapat kehormatan menyampaikan pidatonya. Dalam pidato itu, Marzuki menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen dan mendukung sepenuhnya bagaimana Parlemen dapat berkontribusi mengamankan akuntabilitas demokrasi global untuk kesejahteraan bersama. Pidato yang mewakili delegasi RI tersebut mendapat sambutan positif dari Negara – Negara peserta konferensi dan membuktikan eksistensi Indonesia di pergaulan Internasional.

sumber: Harian Umum Berita Pagi tanggal 16 Agustus 2010

Both comments and pings are currently closed.

Leave a Reply


Powered by WordPress | 2011-2016