
Sekayu,
La sare masih digaweke pulek. Inilah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan kesialan yang menimpa warga Desa Galih Sari, Lalan, Kabupaten Muba.
Desa paling ujung Kecamatan Lalan ini satu-satunya desa di Lalan yang belum dialiri listrik. Desa ini juga sama sekali belum menikmati jalan beton seperti desa lainnya.
Air bersih? Apalagi! Inilah benjolan luka yang dilontarkan sejumlah sesepuh Galih Sari saat silaturahmi dengan H Dodi Reza Alex digelar pada hari kelima puasa, pekan lalu.
Eh, sudah paling minim pembangunannya ditipu dan dikerjai lagi. Pelakunya bukan orang sembarangan melainkan justru oleh penguasa kabupaten.
Ceritanya, kata sumber sangat valid, suatu hari petinggi desa, tokoh masyarakat, pemimpin agama diundang ke sebuah hotel di Palembang oleh Pemerintah Kabupaten Muba. Read more »



Agustus 24th, 2011
Redaksi 
Sekayu, 
