PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) akan memprioritaskan pembayaran gaji pemain yang saat ini terlambat dibayarkan.
Hal itu dikatakan Dirut PT SOM, Dodi Reza Alex, pada wartawan di Palembang, Sabtu, sehubungan gaji pemain Sriwijaya FC masih terlambat bahkan ada pemain yang ingin pindah.
Setelah PT SOM diambil alih, karena sekarang ini masih berbentuk Yayasan Sriwijaya FC, maka pihaknya lebih mengutamakan pembayaran gaji, ujar putra Gubernur Sumsel itu.
Menurut dia, memang sekarang ini Sriwijaya FC masih terkendala dana, karena Klub Laskar Sriwijaya tersebut tidak bisa lagi menggunakan anggaran APBD setempat, sehingga perlu mencari sponsor.
Namun, lanjutnya, hambatan pembayaran gaji tersebut belum begitu seberat dari beberapa klub lainnya yang tunggakannya ada yang mencapai lebih dari tiga bulan.
Sementara Sriwijaya FC sendiri baru terlambat satu bulan, gaji Oktober sudah terbayar.
Lebih lanjut dia mengatakan, setelah terbentuknya PT SOM tersebut pihaknya dapat memaksimalkan pencarian dana, karena BUMN atau pihak ke tiga di daerah ini cukup banyak dan tinggal lagi mengadakan pendekatan.
Sriwijaya FC akan lebih profesional, karena sudah berbentuk PT sehingga dalam pencarian dana dapat dimaksimalkan, katanya.
Selain itu pihaknya terus memaksimalkan pembinaan pemain supaya klub peraih dua juara, yakni Copa Indonesia dan Liga Indonesia tersebut terus berprestasi, ujarnya.
Diharapkan melalui program tersebut PT SOM semakin maju dan klub tersebut semakin disegani lawan pada Liga Super putaran ke dua nanti (sumber: KapanLagi.com).



Januari 17th, 2009
Redaksi
Posted in
Tags: 